expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Berbagi Informasi Sharing,Curhat(FIK,Universitas Negeri Malang IK 2010 )

Anda pengunjung blog nomer

jadi yg pertama diantara teman temanmu

Rabu, 03 Oktober 2012

Cara Ternak Pleci

Cra briding pc.
.1.plh pejantan yg br umur lbh dr 1 thn n ber suara cer cer cerrrrrrr ran krn menandakan ckup umur n siap kawin
.2.plh betina yg sudah birahi. Yg lw d dekatkan dgn jantan ngoceh n kya nungging2.
.3. Dlm menjdohkan bsa menggunakan cra penjodohan burung.KN.LB.MB.PARKIT.
.4.kandang usahakan tdk besar n tdk kecil tv sedang2 saja. Tangkringan d buat aga banyak.
.5.pembuatan sarang. Bisa menggunakan sarang bekas brung.PRINJAK.SIRTU/CIPOU. Jg bsa membuat sendri dr rumput yg lembut sbg dsar sarang n bunga ila2ng rbgai atas sarang.
.6.jika betina pc sudah kelihatan perut xa kembung g lama lg pc th br telur. Pc mengerami telur sama lama nya dgn brung kenari mengerami tlur nya.
.7.sesudah menetas ushakan. KROTO. PISANG.ada tiap hari supaya indukan pc bisa me lo2h anakan pc dgn gji yg ckup.
.8.pc mengurus anak nya amp besar. Sampai anakan pc bisa mkan sendri dan siap ntk d vsahkan.
.9. Semoga br mangfa2t bgi semua ma2f apa bila ada kesalahan dan kekurangan dlm pembuatan cra2 briding pleci ni
.10. Silahkan d koreksi.d hina dll.
.11. TERIMA KASIH

Bagaimana Agar Pleci Cepat Bunyi

Sharing informasi tentang cerita burung pleci memang saat ini sepertinya banyak sekali menjadi pertanyaan, bagaimana, kapan, burung pleci saya dapat cepat bunyi, ngoceh, buka paruh ataupun kapan bisa ngoceh ngalas.

Begitulah kira-kira yang menjadi pertanyaan para penggemar burung khususnya para plecia mania, saking banyaknya para pleci mania yang mengeluh akhirnya saya ingin  mencoba berbagi pengalaman tentang burung pleci ini, kapan dan gimana supaya pleci ini cepat bunyi.

Pengalaman saya dalam memelihara burung pleci sepertinya tidak ada yang istimewa, memang sifat dan karakter burung bermacam-macam, apalagi jenis ragam burung pleci di Indonesia ini sangat banyak.

Dalam memelihara burung pleci hendaknya mempunyai kesabaran, kita tidak bisa membuat burung pleci kita yang baru di beli dari pasar dalam waktu singkat harus ngoceh, ngalas, bunyi ngeroll, itu semua perlu waktu, dan pada dasarnya semua burung pleci itu kelak akan bunyi ngerol, ngalas dan ngoceh, saya sendiri sampai saat ini jujur belum dapat membedakan mana pleci jantan dan betina.

Banyak informasi yang saya terima pleci jantan dan betina dan beragam ciri-cirinya, dan ada pula yang mengatakan baik jantan dan berina bisa mengoceh, adapula yang mengatakan pleci betina tidak mengoceh.

Tapi jika anda ingin mencari pleci jantan dan betinanya saya rasa anda para kicau mania / pleci mania sudah memahaminya dari pada saya.

Tips dan trik dalam merawat, memilih dan mencari pleci bagus saya rasa juga anda sudah banyak memahaminya.

Pengalaman saya dalam memelihara burung pleci tidaklah banyak apalagi tips-tips khusus, jujur saya membeli burung pleci hanya 1 ekor dari ombyokan yang berwarna kuning biasa, dan anda tahu saya dalam memilih burung dalam ombyokan itu berdasarkan feeling dan mencari pleci yang menurut saya cocok di hati, satu hal yang saya fokuskan adalah garis melingkar yang berwarna putih pada matanya yang saya pilih yang agak melingkar tebal dan bersih jelas melingkar, ya karena menurut saya bagus dan enak di lihatnya.

Saya akhirnya membeli 1 ekor burung pleci dalam ombyokan itu pun burung pleci yang saya beli tidak ada ekornya, tapi karena saya suka pada garis lingkar putihnya itu ya saya ambil dan saya beli.

Cara merawatnya pun sama sekali tidak ada yang istimewa, dalam memandikan dan membersihkan sangkarnyapun biasa saja, saya memandikan dengan spray / semprot dan membersihkan kotoran dalam sangkarpun dengan menggunakan sikat gigi bekas itupun burung jelalatan dalam sangkar.

Makanan yang saya berikan voer lembut dan buah-buahan seperti pisang, singkat cerita 2 bulan ekor sudah mulai full dan dalam pertumbuhan ekor tersebut si pleci sudah berani ngriwik-ngriwik kecil dan memasuki 3 bulan ini saya juga heran, burung pleci yang saya beli 1 dari pasar di ombyokon sudah memulai ngoceh ngalas, bahkan burung pleci yang saya jagokan di rumah yang menurut saya lebih bagus ( karena saya beli memang sudah ngerol, ngriwik ) malah diem jika di rendeng di gantang berdua.

Jika sudah seperti ini menurut saya banyak sekali kemungkinan dan faktor kebetulan, oke mungkin saja burung pleci yang saya pilih jantan, oke mungkin saja burung yang saya beli dari ombyokan sudah mempunyai bakat mental yang lumayan, dan oke pleci yang saya pilih adalah termasuk dari golongan kriteria pleci yang bagus.

Jadi menurut hemat dan pengalaman yang saya punya ini, dalam memelihara khususnya pleci, kita tidak bisa membuat dan memaksa agar burung pleci yang kita beli di pasar harus cepat bunyi, ngoceh dan ngalas-ngalas, semua ada proses dan masanya serta di barengi kesabaran dalam memeliharanya, baik dalam pemberian makanan dan segalanya.

Itu adalah sedikit pengalaman yang saya punya dalam memelihara burung pleci, adapun segala kekurangannya saya kembalikan kepada anda, karena saya yakin banyak sekali cerita dan pengalaman yang manarik dalam merawat burung pleci seperti saya.

Harga burung lomba di Malang terus melonjak

Pasar Splendid Malang
Pasar Splendid Malang


Harga jual burung berkicau di Malang, Jawa Timur, belakangan ini tidak terkendali lagi. Melambungnya harga burung khususnya untuk lomba dapat dijumpai di beberapa tempat latihan seperti di Karang Ploso, Kepanjen, Bulu Lawang, Sempal Wadak dan Sawojajar.
Seekor burung cendet yang kali pertama juara I di arena latihan bersama (Latber) sudah dibandrol Rp 15 juta. Hal sama juga terjadi pada jenis murai batu. Bahkan harganya bisa berlipat menembus kisaran Rp 30 juta.
Sedangkan di pasar burung seekor murai batu yang punya prospek untuk dilombakan juga sudah dibandrol mahal. Fenomena tersebut, kata Dion Gua Gong, pelomba asal Malang sangat jauh berbanding dengan tahun 2010.
Dion, membandingkan kalau tahun 2010 dana Rp 100 — 250 ribu sudah bisa untuk mendapatkan cendet bakalan yang propek sebagai burung lomba. “Namun sekarang burung cendet rumahan kalau akan kita beli, sang pemiliknya sudah membandrol Rp 2,5 juta. Padahal burung tersebut belum pernah diterjunkan di lapangan,” ujarnya seraya mengakui bahwa kualitas burung tersebut memang bagus.
Fakta tersebut, lanjut Dion, karena murai batu dan cendet merupakan jenis burung paling bergengsi dalam sebuah lomba di kawasan Malang dan sekitarnya. Mahalnya harga kedua burung tersebut cenderung didorong oleh faktor gengsi. Artinya jika ada kesepakatan antara penjual dan pembeli maka akan mendongkrak gengsi penjual maupuri pembeli.
Perlu diingat bahwa hal tersebut bisa terjadi di dalam ranah dunia hobi. Meski demikian Dion berbagi saran kalau ada pembeli yang berani dengan lebih mahal dari pasaran,  sebaiknya burung dijual saja.



Permintaan atas pleci
Sedangkan mengenai harga pleci yang terus melambung dia memakluminya karena belakangan ini memang sedang diminati banyak pelomba. Terbukti di pelbagai even, baik di latber hingga lomba, jumlah pesertanya cukup banyak. Bahkan kondisi seperti ini terjadi hampir di seluruh wílayah kantong penghobi burung berkicau.
Penelusuran wartawan BnR di Pasar Burung Splendit Malang pun menjumpai kenaikan harga jual burung di luar kewajaran. Burung jenis pleci secara gropyokan yang semula dijual Rp 7.500 kini melonjak dijual Rp 25.000. Meski djual dengan harga berlipat namun persedian burung tersebut kerap habis.
Mbah Ridwan (59) pedagang asongan di Pasar Burung Splendit mengaku dagangan plecinya belakangan ini sangat laris. Bahkan ia kerap kehabisan stok lantaran jumlah pasokan dan pengepul sangat minim.
“Sekarang sudah mulai sulit untuk mendapatkan pleci sebab terlalu sering dijaring dan dijual ke pasar untuk memenuhi permintaan penghobi yang makin banyak,” tuturnya. (Referensi: BnR)

Senin, 01 Oktober 2012

Agar Pleci tak Salto

Burung yang suka berjumpalitan, salto, sering menjadi problem tersendiri.

Burung-burung yang suka salto dikarenan stres adalah burung-burung hasil tangkapan hutan. Burung-burung tangkapan hutan pada awalnya selalu berontak ketika mulai dikurung. Dia akan mencoba menerobos celah mana saja yang memungkinkan dia untuk lepas, termasuk ke arah atas.


...

Dan karena hal seperti yang saya sebutkan di bagian atas, dia punya kebiasaan salto yang terbawa sampai ketika dia sudah mapan dan jinak.Pencegahan agar burung tidak salto yang disebabkan stres adalah dengan menutup bagian atas sangkar ketika kita mendapatkan burung baru, terutama ketika kita mulai melatih menjinakkannya.Sedangkan untuk menghilangkan kebiasaan burung salto yang awalnya disebabkan stres, hampir bisa dikatakan tidak mungkin. Namun demikian bisa dicoba dengan cara selalu menutup bagian atas dengan kain atau bahan apa saja yang penting sangkar bagian atas tertutup.


Bisa juga dilakukan penambahan tangkringan yang cenderung mempet ke atap sangkar sehingga tidak ada ruang yang memungkinkan burung untuk salto. Jika memang sudah keterlaluan, bisa dicoba dengan cara mengumbarnya di sangkar besar sampai dia memasuki masa mabung. Ketika memasuki masa mabung, burung mulai dipindah ke sangkar kecil dan lakukan terapi mabung total.



Namun demikian tidak ada jaminan hal itu akan menghentikan kebiasaan salto pada burung. Tetapi tidak ada salahnya Anda coba berbagai kemungkinan yang bisa dilakukan.Burung yang suka menarik ke belakang kepalanya, sampai mendongak hampir jatuh dan mendorong dia salto untuk mendapatkan keseimbangan, bisa disebabkan oleh karena kekurangan mineral magnesium (Mg)